Fakta di Balik Video Pengusiran Perempuan Bercadar di Terminal Tulungagung

Fakta di Balik Video Pengusiran Perempuan Bercadar di Terminal Tulungagung – Sebuah video perempuan bercadar digiring keluar dari bus di Terminal Gayatri, Tulungagung, Jawa Timur, yang menghebohkan media sosial. Petugas Dinas Perhubungan (DISHUB) dan pihak kepolisian setempat memastikan pengusiran itu tidak benar.

Video Pengusiran Perempuan Bercadaryang  berdurasi 30 detik yang diunggah ke situs berbagi video itu menjadi bahan perbincangan lantaran diberi judul provokatif. Tidak ada pengusiran terhadap perempuan bercadar yang hendak naik bus jurusan Trenggalek pada Senin, (24/5/2018) Pagi kemarin.

Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Gayatri Tulungagung, Bapak Ony Suryanto mengatakan tidak ada penolakan oleh penumpang terhadap perempuan bercadar seperti issu yang beredar di media sosial.

Baca Juga :

Viral! Pria Tamatan SD Ini Dapat Segepok Uang  Rp 127 Juta, Ini Fotonya

Video Viral, 2 Remaja Makan di Restoran Menangis Haru

“Petugas yang memantau melalui kamera pengawas melihat perempuan itu seperti linglung (Bingung) saat berada di ruang tunggu terminal,” kata Ony di Tulungagung, Senin, (24/5/2018).

Perempuan itu ada di terminal seorang diri dan hanya berkaus kaki tanpa mengenakan alas kaki. Usai melihat kamera petugas langsung mencarinya dan menemukannya sudah berada di dalam bus jurusan Trenggalek. Untuk mrlihat videonya langsung saja buka di Video Pengusiran Perempuan Bercadar

Karena tak bisa menunjukkan kartu identitas dan kesulitan menjawab pertanyaan dari petugas, perempuan bercadar itu kemudian diajak ke pos keamanan terminal. Petugas terminal kemudian berkoordinasi dengan kepolisian. “Kami mengajaknya ke pos keamanan dengan sangat hormat. Kemudian dia baru menjawab pertanyaan saat polisi datang ke lokasi,” ucap Ony.

Belakangan diketahui perempuan itu adalah santri dan masih kelas 8 di salah satu pondok pesantren di Tulungagung. Ia pun menjelaskan tentang keberadaannya di terminal itu. Kepolisian kemudian mempertemukan santri itu dengan pengurus pondok di Mapolres Tulungagung.

Kabur Dari Pesantren

Video Pengusiran Perempuan Bercadar
Perempuan bercadar didampingi petugas Dinas Perhubungan di Terminal Tulungagung (capture youtube)

Polres Tulungagung membenarkan tak ada penolakan atau pengusiran terhadap perempuan bercadar itu. Petugas hanya memintai keterangan lantaran tampak kebingungan saat berada di dalam Terminal Gayatri Tulungagung.

“Ternyata dia bingung mau main di Agen Togel mana, soalnya sudah keburu melakukan deposit,” kata Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Mutijat Priyambodo.

Saat dimintai keterangan oleh polisi wanita, santri perempuan itu mengaku baru saja kabur dari pondok pesantren tempatnya belajar. Santri berinisial SA itu sengaja bercadar supaya tidak dikenali dan bisa lolos keluar dari pondok pesantren.

“Alasannya kabur karena tidak betah tinggal di pondok  dan gak bisa main Togel juga di Agen Togel jadi dia ingin pulang ke rumahnya di Jenangan, Ponorogo. Kami hubungi pengurus pesantren agar menjemputnya,” ujar Mustijat.

Berdasarkan keterangan pengurus pesantren, santriwati itu diketahui sebelumnya sudah tiga kali keluar pondok tanpa ijin. Polisi kemudian juga ikut mengantar santri itu kembali ke pesantren. Setelah kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalo mau main langsung main saja ke Agen Togel dek, jadi biar gak kaya orang bingung begitu, di jamin JP langsung tembus kok,” Ucap Mustijat, di lansir agenbola-online.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *